Pemerintah Sebaikya Mengkaji Wacana program full day school

Menteri Pengajaran dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mewacanakan program full day school atau perpanjangan jam sekolah untuk tingkat pengajaran dasar (SD dan SMP). Gagasan ini menuai tanggapan sejumlah pihak. Salah satunya Wakil Ketua DPR Fadli Zon.

BERITA TERKAIT: International schools in jakarta

Fadli minta dijalankan kajian lebih mendalam kepada wacana metode belajar full day school sebelum hasilnya digunakan.

“Nah sekiranya kini berharap ada gagasan itu coba dianalisis lebih dahulu lah sebelum dilempar ke publik. Apakah ini memang baik atau tak, sejauh mana. Sekiranya baik ya enggak apa-apa digunakan,\” kata Fadli di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (8/8).

Kajian ini dibutuhkan sebab DPR berkeinginan kebijakan yang diambil Muhadjir berjalan tepat sasaran, terlebih soal anggaran. Ia mencontohkan, pergantian kebijakan memerlukan cara kerja dan anggaran yang besar seperti dikala era Anies Baswedan yang merevisi kurikulum belajar.

“Kemarin itu waktu saudara Anies menjadi menteri, kurikulum yang sebelumnya telah diputuskan, direvisi. Sedangkan itu juga telah lewat suatu cara kerja anggaran yang cukup banyak ya, mungkin triliunan juga untuk menyiapkan pergantian itu,\” tegasnya.

Meskipun demikian, pihaknya meyakini gagasan Muhadjir cukup bagus. Apalagi, di mata Fadli, Muhadjir ialah orang yang betul-betul berkompeten di bidang pengajaran.

“Sebab setahu aku Muhadjir ini memang orang yang betul-betul spesialis di bidang pengajaran. Orang yang punya kompetensilah, dan memang passion-nya di bidang pengajaran,” katanya.

Seperti dikenal, Menteri Pengajaran dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mencetus pengajaran dasar (SD dan SMP), bagus negeri ataupun swasta mengaplikasikan metode full day school. Adapun tujuannya, kata ia, supaya si kecil tak sendiri saat orang tua mereka masih berprofesi.

“Dengan metode full day  international school jakarta selatan  ini secara pelan si kecil ajar akan terbangun karakternya dan tak menjadi liar di luar sekolah saat orang tua mereka masih belum pulang dari kerja,” kata Mendikbud Muhadjir seperti dikabarkan dari Antara, Senin (8/8).

Berdasarkan Muhadjir, sekiranya si kecil-si kecil konsisten berada di sekolah, mereka dapat mengatasi tugas-tugas sekolah dan mengaji hingga dijemput orang tuanya berakhir jam kerja. Kemudian si kecil-si kecil dapat pulang bersama-sama orang tua mereka, sehingga saat berada di rumah, mereka konsisten dalam pengawasan, terutama orang tua.

Untuk mengaji, katanya, pihak sekolah dapat memanggil guru ngaji atau ustaz yang telah dikenal latar belakang dan rekam jejaknya. Namun sekiranya mereka mengaji di luar, dikhawatirkan ada yang mengajari hal-hal yang menyimpang dari Islam.

Sekolah Alam: Sekolah Impian di Masa Depan<< >>Sistem Melancarkan Asi Secara Pesat

About the author : admin@ggdu