Memandangi Indahnya Kota Sintra Portugal Dari Atas Istana Pena

Portugal adalah sebuah negara yang terletak di Eropa komponen barat. Bagi para pecinta sepak bola, karenanya negara ini bukanlah negara yang asing. Karena di negara ini lahir sudah seorang pemain sepakbola terbaik di dunia ketika ini, yaitu Christiano Ronaldo. Portugal atau bangsa Indonesia kerap kali menyebutnya dengan bangsa Portugis (sebab pada zaman dulu bangsa ini pernah datang ke Indonesia untuk mencari rempah-rempah), ialah sebuah negara yang beribu-kotakan Lisbon. Ibukota dari negara ini memang telah cukup familiar di mata dunia sebagai kota yang menawan dan romantis. Akan melainkan ada sebuah daerah yang menaruh kemegahan di dalamnya, dan daerah itu yaitu sebuah desa yang tidak jauh dari sentra kota Lisbon, dan nama desa itu yaitu Sintra.

Sintra yaitu sebuah desa yang bisa dituju dengan memakan waktu sekitar 40 menit bila mengaplikasikan kereta dari Lisbon. Desa ini masuk dalam daftar world heritage site versi UNESCO dan familiar sebab mempunyai banyak obyek tamasya, mulai dari pantai, gunung, taman, sampai istana dan kastil dengan pelbagai gaya arsitektur seperti Gothic, Renaissance, Egyptian, dan Moorish. Bila mau memandang secara keseluruhan lokasi tamasya yang ada, para pelancong memerlukan setidaknya satu hari penuh untuk berkunjung ke Sintra.

Ada Tiga obyek tamasya yang paling banyak dikunjungi di Sintra, ialah Palácio da Pena (Istana Pena), Castelo dos Mouros (kastil Moorish), dan Palácio Nacional de Sintra (National Palace of Sintra). Dan diantara ketiga itu yang paling popular yaitu Pena Palace atau Istana Pena.

Baca juga: halal tour portugal

Istana Pena diketahui sebagai istana dengan gaya arsitektur yang amat unik di Eropa. Hal ini dikarenakan desain istana amat menyerupai mesjid yang komplit dengan kubahnya. Desain yang bergaya Timur Tengah hal yang demikian diwujudkan bukan tanpa alasan, namun ini disebabkan saat pasukan Islam di bawah bendera Andalusia sempat merajai sebagian komponen Eropa, dan kawasan Portugal juga termasuk dalam teritori kekuasaannya. Karenanya tidak heran bila di Lisbon kita dapat menemukan banyak peninggalan-peninggalan kejayaan Islam seperti kaligrafi Al-Quran di dinding bangunan. Dari kanopi istana, kita dapat memandang panorama hamparan kota dan Kastil Moorish yang memrentang dengan gagahnya di puncak bukit seberang. Di Istana Pena ini bisa kelihatan pula bangunan-bangunan yang dikelilingi oleh taman Pena, ialah rumit taman yang amat luas sampai ke puncak bukit. Dan istana ini juga disebut-ucap sebagai istana tertua yang terinspirasi oleh Romantisme Eropa dan berdiri di salah satu puncak yang tinggi di Sintra, sehingga bila cuaca cukup cemerlang, istana ini bisa kelihatan dari kota Lisbon.

Bila kita mau menjelajahi semua taman, sebaiknya kita mesti menaiki bis karena taman hal yang demikian amat luas dan menanjak, dan akan buang amat banyak daya dan waktu bila mau berjalan kaki. Istana Pena ini diketahui juga sebagai “Millionaire Istana Monteiro”, yang di ambil dari nama panggilan pemilik sebelumnya, ialah Antonio Augusto Carvalho Monteiro.

Istana Pena ini mempunyai lima lantai, dengan rincian lantai dasar, ruang bawah tanah, dan tiga lantai atas. Lantai dasar pada istana ini berisi serangkaian lorong yang mengaitkan antara ruang tetamu, ruang makan, ruang biliar, balkon, serta sebagian kamar kecil dan sebagian tangga. Lalu pada lantai atas yang pertama berisi kamar tidur (kamar tidur yang diaplikasikan Carvalho Monteiro yang menjadi satu dengan balkon) dan ruang ganti. Meskipun lantai atas kedua berisi kantor Carvalho Monteiro dan kamar tidur pelayan perempuan. Lantai atas ketiga berisi ruang yang lebih kecil dengan jalan masuk ke selasar. Lalu lantai yang terakhir yaitu ruang bawah tanah yang berisi kamar tidur asisten laki-laki, dapur (yang mempunyai lift untuk mengangkut makanan ke lantai dasar) dan ruang penyimpanan.

Di depan fasad utama istana, terllihat Kapel Regaleira yang ialah Kapel Katolik Roma. Desain atau malahan arseitekturnya diwujudkan mirip dengan istana. Interior dari kapel ini mempunyai banyak hiasan berupa lukisan dinding, jendela kaca patri dan stuccoes mewah. Lukisan dinding yang ada pada Kapel membuktikan Teresa dari Avila dan Santo Anthony, serta penggambaran religius lainnya. Lantainya malahan merepresentasikan bola dunia penemuan kreatif Portugis dan lambang dari Ordo Salib Kristus yang dikelilingi oleh pentagram.

Istana Pena ini dibangun pada abad ke-15, tapi saat gempa terjadi di Portugal, tepatnya pada tahun 1755, gempa ini hampir menghancurkan semua komponen dari istana. Sebab beberapa besar dari istana ini ikut serta hancur oleh gempa bumi hal yang demikian, karenanya 83 tahun kemudian atau tepatnya pada masa kepemimpinan Pangeran Ferdinand, muncul perintah untuk membangun kembali Istana Pena hal yang demikian. Kemudian pada tahun 1910 sesudah revolusi Partai Republik terjadi, istana Pena diwujudkan sebagai monument nasional dan berubah pula menjadi sebuah museum. Istana Pena kemudian menjadi museum di Portugal dengan jumlah pengunjung paling banyak.

Cek juga: muslim tour

Destinasi Pernikahan Terpanas Tahun Ini<< >>Cara Aman Kirim Mobil Antar Pulau

About the author : admin@ggdu