Perkembangan Mesin Fotocopy dari generasi awal hingga sekarang

Mesin Fotocopy yaitu sebuah mesin yang bisa membuat duplikat tulisan/gambar pada sebuah kertas untuk di salin secara massal ke kertas lainnya dalam jumlah banyak.
Mesin Fotocopy yang paling pertama di dapatkan oleh seorang fisikawan Amerika Chester Carrision pada tahun 1939.

Permulaan Mula Perkembangan Mesin Fotocopy
Chester berprofesi pada sebuah perusahaan yang profesinya yaitu menyalin dokumen paten. Chester merasa pekerjaannya terlalu melelahkan sehingga ia mendapatkan inspirasi untuk memudahkan dan mempercepat pekerjaaannya. Chester menjalankan tes panjang membikin sebuah mesin otomatis yang bisa menyalin isi dokumen secara berulang-ulang.

Chester membaca acuan-acuan mesin cetak dan akibatnya ia menemukan konsep Elektrofotografi yang kini lebih diketahui dengan istilah Mesin Fotocopy. Pada 1939 ia menjalankan eksperimen kecil yang memanfaatkan bubuk jelaga (karbon) an penyinaran sinar dan memindahkan suatu artikel dari sebuah medium ke medium yang lain, Dia juga mengaplikasikan konsep photo-conductivity yang merubah electron kalau terkena sinar, sehingga gambar bisa di gandakan dengan cara kerja perubahan electron hal yang demikian.

Kebanyakan Literatur mengatakan bahwa Chester membuat mesin fotocopy dengan xenography, Xenography (atau elektrofotografi) yaitu sebuah teknik fotocopy yang dioptimalkan Chester Carlson pada 1938 dan dipatenkan pada 6 Oktober 1942. Dia menerima hak paten Amerika Serikat untuk penemuannya. Walaupun cara kerja percetakan Eletrostatis kering telah ditemukan jauh sebelumnya oleh Georg Christop Lichtenberg inovasi Carlson mengkombinasikan pencetakan elektrostatis dengan fotografi.

Mesin Fotocopy pertama untuk komersil
Pada perang dunia ke 2, Mesin milik Chester tak ada yang ingin mengembangkannya sebab situasi ketika itu perang dan tak memerlukan alat copy. Barulah sesudah 1949 mesin fotocopy dioptimalkan untuk keperluan bersama dan mulai masuk dunia komersil untuk di pasarkan. Dikala itu untuk menjadikan selembar dokumen saja memerlukan waktu sebagian menit dan 39 langkah.

10 tahun sesudah itu timbul mesin baru dengan kesanggupan lebih canggih yang bisa mencetak 7 duplikat dokumen dalam waktu 1 menit. Mesin itu dinamakan Xeros-914, Chester Carlson berkata jika dia membikin mesin ini berarti dia sudah menempuh 2 hal yang dapat menolong dunia dan dirinya sendiri.

Carlson meletakkan batu pertama bagi pasar dengan volume yang sekarang menempuh 600 milyar Dolar AS.Semenjak pertama kali dioperasikan, telah ada lebih dari empat trilyun halaman yang difotokopi.

Mesin Fotocopy Analog
Tak lama sesudah itu mesin fotocopy berkembang menjadi sebuah mesin canggih eletrik yang mulai di beli banyak perusahaan dan Negara-negara di dunia, ketika itu masih berupa mesin analog yang menggukan rantai dan timing belt untuk menjalankan cara kerja fotocopy. Mesin analog pada ketika itu telah termasuk mesin yang betul-betul canggih sebab manusia tak perlu lagi menjalankan 39 cara kerja untuk mencetak dokumen.

Mesin Fotocopy Komputerisasi
Seiring perubahan jaman, layaknya sebuah kamera analog yang berkembang menjadi kamera komputerisasi, Mesin Fotocopy malah berkembang menjadi komputerisasi. Mesin komputerisasi tak lagi mengaplikasikan timing belt dan rantai untuk mengoperasikannya tetapi mengaplikasikan processor yang ada dalam mesinnya layaknya sebuah computer.

Mesin Fotocopy komputerisasi bisa menjalankan penyalinan dalam jumlah banyak dan pesat, sebagian mesin baru bisa menjadikan 50 salinan dalam waktu 1 menit. Mesin komputerisasi juga tak cuma dapat menjalankan fotocopy, tetapi juga bisa menjalankan Scanning.

Demikianlah wawasan perihal mesin Fotocopy semoga berkhasiat bagi anda, bagi yang berharap mencoba usaha mesin fotocopy bisa mengunjungi citrakencanaabadi.co.id yang menyediakan paket usaha fotocopy.

Baca juga: harga mesin foto copy

Cara Aman Kirim Mobil Antar Pulau<< >>Di Jepang dan Alat Komunikasinya

About the author : admin@ggdu