10 BAHAN KIMIA AIR BERBAHAYA YANG DITEMUKAN DI AIR

Specialty Chemicals – Bagi Anda yang tinggal di kota besar, tidak sulit menemukan air ledeng di beberapa sudut kota. Air keran terasa praktis karena kita bisa meminum air langsung dari keran untuk menghilangkan dahaga. Selain itu, air keran juga populer karena kita tidak perlu mengeluarkan uang untuk minum air. Namun, ternyata ada bahan kimia air yang berbahaya di balik air ledeng! Seberapa berbahaya bahan kimia air dan bagaimana pengaruhnya terhadap kesehatan kita? Yuk temukan jawabannya di sini!

Potensi mengandung fluorida

Alasan pertama yang harus dipertimbangkan adalah potensi kandungan fluorida dalam air keran. Kandungan fluoride bisa berbahaya jika dikonsumsi dalam jumlah banyak. Penelitian menunjukkan bahwa fluoride dapat mengganggu fungsi normal sistem endokrin dalam tubuh. Akibatnya kelenjar tiroid kita akan bermasalah nantinya.

Ada kandungan klorin di dalamnya

Tahukah Anda klorin juga ditemukan dalam air di fasilitas air ledeng? Klorin memiliki efek negatif, seperti merusak fungsi normal sistem pernapasan, menyebabkan mual, muntah, koma, dan bahkan kematian!

Bisa jadi, ada kandungan timbal dalam air ledeng!

Timbal juga sering ditemukan di air ledeng. Timbal memiliki sifat yang sangat beracun dan membahayakan organ tubuh kita. Ada implikasi negatif akibat air minum yang mengandung timbal, seperti menyebabkan autisme, tuli, dan ketidakmampuan belajar pada janin yang dikandung ibu hamil.

Air keran mungkin mengandung merkuri

Beberapa penelitian telah menunjukkan adanya merkuri dalam air dalam air keran. Sama seperti timbal, merkuri juga merupakan salah satu bahan kimia air yang berbahaya bagi kesehatan manusia. Penelitian dari National Center for Biotechnology Information (NCBI) menunjukkan bahwa merkuri dapat menyebabkan atrofi otot, sakit kepala, cacat kognitif, dan ruam kulit.

Waspadalah terhadap kandungan arsenik dalam air keran!

Bahan kimia air yang berbahaya terdapat pada air ledeng, salah satunya adalah arsenik. Penelitian menunjukkan bahwa keracunan arsenik dapat menyebabkan diare, sakit perut, dan bahkan kematian. Selain itu, arsenik juga dikaitkan dengan kanker kulit, kanker paru-paru, dan kanker kandung kemih.

Ada juga kandungan perklorat di dalamnya

Ada banyak lagi bahan kimia air yang ditemukan di air keran. Yaitu perklorat, bahan kimia yang digunakan untuk pembuatan roket, kembang api, dan suar. Namun, akan berbahaya jika dikonsumsi oleh manusia karena dapat menyebabkan kerusakan pada tiroid, paru-paru, komplikasi organ dalam, dan anemia aplastik.

Klik Juga : Paper Chemicals

Mengandung partikel plastik kecil

Berdasarkan penelitian, ada air keran yang ditemukan mengandung partikel plastik. Sebagian besar partikel yang ditemukan berukuran mulai dari 0,1-5 mm. Kisarannya adalah 0-57 partikel per liter air. Tentu saja partikel plastik ini bisa membahayakan kesehatan manusia!

Bisa jadi, mengandung berbagai zat radioaktif!

Hati-hati, karena zat radioaktif ditemukan di air keran! Zat-zat tersebut antara lain uranium, radium, thorium, dan radon. Paparan radium dalam jumlah tinggi dapat menyebabkan kanker tulang, kanker paru-paru, kulit, hati, ginjal, lambung, dan tiroid.

Ada kandungan tembaga di air keran

Tahukah Anda bahwa tembaga juga ditemukan di air keran? Adanya tembaga ini dikarenakan partikel pipa yang mengelupas, kemudian terbawa oleh aliran air menuju air keran yang kita minum. Tingginya kadar tembaga ditandai dari perubahan warna pipa menjadi biru-hijau. Tembaga memiliki efek buruk bagi kesehatan, yaitu dapat menyebabkan anemia, kerusakan hati, dan ginjal.

Berdasarkan penelitian, ada kandungan dioksin dalam air ledeng!

Akhirnya, kandungan dioksin ditemukan di fasilitas air keran. Ini adalah racun berbahaya yang dikeluarkan selama proses pembakaran, seperti asap dari kebakaran hutan atau rokok. Dioksin memiliki pengaruh buruk pada kesehatan manusia dan menyebabkan kerusakan pada sistem reproduksi, sistem saraf, endokrin, dan sistem kekebalan tubuh kita.

Kunjungi Juga : Biocide

Sumber Artikel Dari : http://www.purifec.com/water-chemicals.html

Related Posts